Untuk membantu pengguna lebih memahami mekanisme pengendalian risiko dalam perdagangan kontrak, SaviCoin menyediakan penjelasan mengenai margin pemeliharaan dan mekanisme likuidasi paksa.
Harap pengguna memahami secara penuh aturan margin pemeliharaan, likuidasi paksa, dan mekanisme terkait sebelum melakukan perdagangan kontrak.
1. Apa itu Margin Pemeliharaan?
Margin pemeliharaan adalah jumlah minimum margin yang harus dipertahankan oleh pengguna selama posisi terbuka agar posisi tersebut tetap ada. Ketika margin akun di bawah persyaratan margin pemeliharaan: sistem dapat memicu mekanisme likuidasi paksa.
Margin pemeliharaan terutama digunakan untuk:
• Mencegah kerugian akun bertambah besar
• Mencegah saldo akun menjadi negatif
• Menjaga stabilitas risiko keseluruhan pasar kontrak
2. Apa itu Likuidasi Paksa?
Likuidasi paksa adalah ketika tingkat risiko akun pengguna terlalu tinggi dan margin akun tidak cukup untuk mempertahankan posisi saat ini, sistem secara otomatis akan melakukan penutupan posisi.
Likuidasi paksa oleh sistem terutama digunakan untuk:
• Mencegah akun mengalami saldo negatif
• Mencegah kerugian terus bertambah
• Mengendalikan risiko pasar secara keseluruhan
3. Kondisi Pemicu Likuidasi Paksa
Ketika margin akun di bawah persyaratan margin pemeliharaan: sistem akan otomatis memicu likuidasi paksa. Kondisi pemicu untuk arah posisi yang berbeda adalah sebagai berikut:
1. Likuidasi paksa posisi long
Ketika harga penanda: ≤ harga likuidasi, sistem akan memicu likuidasi paksa.
Artinya: ketika harga pasar turun di bawah garis risiko, sistem otomatis menjual untuk menutup posisi.
2. Likuidasi paksa posisi short
Ketika harga penanda: ≥ harga likuidasi, sistem akan memicu likuidasi paksa.
Artinya: ketika harga pasar naik di atas garis risiko, sistem otomatis membeli untuk menutup posisi.
4. Apa itu Harga Penanda?
Harga penanda (Mark Price) adalah harga referensi yang digunakan platform untuk pengendalian risiko dan perhitungan likuidasi paksa.
Harga penanda biasanya didasarkan pada:
• Harga indeks
• Harga pasar yang wajar
• Mekanisme pengendalian risiko
yang dihitung secara komprehensif. Harga penanda terutama digunakan untuk:
• Perhitungan likuidasi paksa
• Pengendalian risiko
• Mencegah likuidasi paksa karena fluktuasi harga abnormal
Likuidasi paksa biasanya merujuk pada harga penanda, bukan harga transaksi terakhir.
5. Penjelasan Perhitungan Harga Likuidasi (contoh kontrak berdenominasi USDT)
1. Mode margin terpisah
Dalam mode margin terpisah: hanya margin posisi saat ini yang menanggung risiko.
Artinya: kerugian pada satu posisi tidak akan mempengaruhi dana posisi lain dalam akun.
Perhitungan harga likuidasi posisi long: Harga likuidasi = (nilai posisi - (margin posisi - margin pemeliharaan - biaya)) ÷ jumlah posisi
Perhitungan harga likuidasi posisi short: Harga likuidasi = (nilai posisi + (margin posisi - margin pemeliharaan - biaya)) ÷ jumlah posisi
2. Mode margin gabungan
Dalam mode margin gabungan: seluruh saldo akun kontrak menanggung risiko bersama.
Artinya: seluruh saldo tersedia akun dapat digunakan untuk mempertahankan posisi.
Perhitungan harga likuidasi posisi long
Harga likuidasi = (nilai posisi - (saldo akun - margin pemeliharaan - biaya)) ÷ jumlah posisi
Perhitungan harga likuidasi posisi short
6. Faktor yang Mempengaruhi Harga Likuidasi
1. Rasio margin pemeliharaan
Rasio margin pemeliharaan akan disesuaikan secara dinamis berdasarkan: ukuran posisi // leverage / tingkat risiko.
2. Volatilitas pasar
Ketika harga pasar berfluktuasi tajam: harga likuidasi dapat berubah. Dalam kondisi pasar ekstrem dapat terjadi:
• Loncat harga
• Kekurangan likuiditas
• Fluktuasi pasar yang sangat tajam, dan lain-lain.
3. Biaya dan penggunaan margin
Biaya penutupan posisi, margin yang digunakan untuk order terbuka, dan faktor lain juga akan mempengaruhi harga likuidasi aktual.
7. Mekanisme Penanganan Setelah Likuidasi Paksa
Setelah sistem memicu likuidasi paksa: sistem akan secara otomatis menutup posisi. Setelah likuidasi selesai, sisa dana (jika ada) akan dikembalikan ke akun pengguna. Jika pasar berfluktuasi tajam: harga transaksi aktual mungkin berbeda dengan harga likuidasi.
8. Penjelasan Khusus
1. Margin pemeliharaan tidak dapat dikembalikan
Margin pemeliharaan terutama digunakan untuk mencegah risiko saldo negatif akun. Oleh karena itu: setelah likuidasi paksa, margin pemeliharaan biasanya tidak akan dikembalikan sepenuhnya.
2. Risiko kondisi pasar ekstrem
Pada kondisi pasar ekstrem, dapat terjadi: slippage / loncat harga / kekurangan likuiditas / keterlambatan transaksi / dan kondisi pasar lainnya.
9. Peringatan Risiko
Perdagangan kontrak aset digital memiliki risiko tinggi dan volatilitas tinggi. Perdagangan dengan leverage dapat memperbesar keuntungan dan kerugian secara bersamaan. Harap pengguna memahami secara penuh sebelum berdagang:
• Aturan kontrak
• Mekanisme margin
• Mekanisme likuidasi paksa
• Risiko leverage
• Risiko pasar
Berdaganglah secara rasional dan perhatikan risiko.
Komentar
0 komentar
Artikel ditutup - tidak bisa memberikan komentar.